Friday, June 27, 2014

Kota Tua Creative Festival (KTCF) 2014

Dalam rangka menemani dua teman dari Bandung, weekend kemarin kami mengunjungi salah satu festival kreatif rutin di Jakarta yaitu KTCF 2014. Ini sebenarnya kali pertama saya ke kota tua (khusus main ke kota tua). Pernah hanya selewat saja karena ada perlu ke Mangga Dua. Ternyata waktunya bertepatan dengan acara festival kreatif yang berpusat di depan meseum Fatahillah.



Pengunjungnya cukup ramai. Meski tidak terlalu sesak seperti Braga Festival yang selalu saya kunjungi setiap tahunnya. Sepertinya warga Jakarta tak terlalu menyukai acara seperti ini, mereka lebih menyenangi acara-acara yang sedang ngehits seperti acara lari bareng, bazaar di mall-mall, atau konser. Sebaliknya, saya sangat menikmati acara ini. Mengunjungi stand stand dengan barang kreatif bisa seketika menghilangkan hiruk pikuk pikiran saya.









Di sana ada beberapa art expo. Saya hanya mengunjungi satu art expo di Rumah Akar. Tapi sayangnya saat saya masuk ke sana, hari sudah mulai gelap. Sehingga foto-foto yang diambil terbatas.




i was so surprised with this light man :p

Overall, saya sangat menikmati acara ini. Terima kasih Aisha, Recky, dan Bareyn untuk weekend kemarin. Ayo rencanakan liburan selanjutnya :)








Wednesday, June 25, 2014

Royal Ramadhan by Dian Pelangi, The Newest Collection for Ramadhan 1435

Hari ini berkesempatan datang di acara Moslem Fashion Show by Zalora Indonesia (Thanks Uul Adiyanti untuk undangannya). Saya bersama tim Laiqa datang agak telat, dan ternyata kursi sudah penuh. Nggak nyangka juga yang hadir banyak banget. Mungkin karena fashion show kali ini mendatangkan 3 desainer favorit para hijabers, Dian Pelangi, Ria Miranda, dan Jenahara. Saya pun bersemangat datang untuk melihat koleksi mereka untuk Ramadhan tahun ini. Apalagi, koleksi Dian yang terbaru yang bertajuk Royal Ramadhan benar-benar di-preview pertama di acara ini. Seperti biasa, banyak orang penasaran dengan setiap koleksi terbaru Dian Pelangi. Karena hampir selalu menjadi trendstter yang kemudian akan ditemukan jiplakan beberapa saat kemudian di pasar pasar.

Kali ini, yang akan saya review di sini adalah koleksi Dian. Beberapa hari yang lalu, foto foto sneak peek koleksi ini sudah di-post di IG Dian dan fotografernya Diera Bachir. Foto foto ini berhasil mengundang perhatian banyak orang. Bisa dilihat di kolom komentar dan jumlak like. Mungkin di antara kalian pun ada yang penasaran?

Mari kita lihat satu persatu koleksinya, Royal Ramadhan.



Dian kembali mempersembahkan warna pastel untuk suasana Ramadhan, tak jauh berbeda dengan koleksinya tahun lalu, Ramadhan Rose. Tahun lalu, gebrakan Dian yang terinspirasi  dari bunga mawar berhasil menghabiskan seluruh koleksinya. Very best seller.



Dilihat sekilas, sepertinya koleksi Ramadhan tahun ini Dian terinspirasi dari kerajaan-kerajaan. Well, mungkin dari zaman Renaissance atau mungkin juga dari era Cleopatra. Terlihat dari styling kerudungnya, aksesorisnya (yang menggunakan materi gold), dari make up-nya, dan dari pattern di gaun-gaunnya.


Untuk potongan dan siluetnya, sepertinya Dian masih setuju bahwa potongan dress masih digemari untuk kegiatan Ramadhan dan Idul Fitri. Siluetnya kebanyakan A-line, yang lebar dan jatuh. Keputusan tepat untuk tidak menggunakan potongan skinny untuk bulan puasa ini ya.



Koleksi Dian kali ini sepertinya akan kembali menuai kesuksesan. Kebanyakan muslimah Indonesia memang menyukai warna warna lembut seperti ini. Meski saya masih suka koleksi Ramadhan tahun lalu sih. Tapi yang saya sukai dari koleksi ini adalah perkawinan antara motif yang tegas (seperti geometris geometris di atas) dengan warna warna lembut tapi tak terkesan manya menye. Jadi bisa mengesankan putri yang tegas tapi lembut. Memang Dian Pelangi jagonya mengelola warna dan detail. Bagaimana menurutmu?

Oh ya, di awal acara, Zalora memberikan penghargaan untuk beberapa pihak yang telah mendukung perkembangan busana muslim di Indonesia (bahkan dunia). Di antaranya adalah para desainer, media, artis, dan fashion blogger. And we're so happy because Laiqa Magazine is mentioned! Editor in Chief kami, mba Fifi Alvianto maju ke depan untuk menerima bunga dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Bangga rasanya melihat karya kami diapresiasi orang banyak seperti ini.


Untuk review koleksi Ria Miranda dan Jenahara, menyusul ya readers. Semoga nggak males untuk posting materi informatif di sini. Thank you for reading!

Friday, June 13, 2014

One Day on The Chat Box

Me :
Can i have a talk with you?
*bilang aja mau curhat*

He :
Ceileh
Monggo

Me :
hahaha lagi di menong?

He :
Di kosan temen

Me :
ohh,,oke i start with one question
(maybe its sound sooo stupid)
mm..
am i beautiful?

He :
Cakep mi...

Me :
Masih ada kan yang nganggep gue cantik?

He :
Wait, ko ampe nanya kaya gitu?

Me :
Lagi krisis kepercayaan diri aja
terlalu banyak ngeliat yang cantik
terlalu sedikit yang bilang gue cantik
kemudian jomblo berkepanjangan

He :
Jangan suka ngilang-ngilangin deh

Me :
Yang bilang gue cantik paling cuma geng wonderwomen doang

He :
Tiap orang punya inner beauty kan

Me :
Teorinya sih gitu

He :
Yuk fokus sama inner beauty lu
Me :
Caranya?

He :
Berperilaku seperti biasa

Me :
I'm me as i am

He :
Dengan lu yang seperti ini menurut gue sih lu udah kece

Me :
Em.. dan gue ngga perlu bikin semua orang berpikir sama kaya lu kan?
Setiap orang punya hak kan buat ngenilai gue?
dan gue tinggal jadi diri sendiri aja.. menunggu alam menyeleksi
siapa yang bisa benar benar menghargai gue, as really i am?

He :
YUP, itu maksud gue

Percakapan singkat, singkat banget. Teman saya yang satu ini memang selalu jadi korban kegalauan dan kelabilan saya beberapa tahun terakhir ini. Dari ketawa sampai nangis. Puji Tuhan dia selalu punya cara yang tepat untuk membuat saya waras kembali.

Jadi, memang akhir-akhir ini saya krisis kepercayaan diri sekali. Bekerja di dunia fashion, hampir tiap hari ngeliat yang cantik mondar mandir depan mata. Yang putih, tinggi, semampai, mancung, mulus, semuanya ada. Makinlah saya yang memang jomblo ini (curhatt) merasa tertekan. Why am i not like them, God? What are you planning about this short body and this dark skin?

Wajar saja sih ya kalau perempuan meributkan masalah fisik. Karena hampir semua teman lelaki saya juga melulu meributkan wanita cantik. Yang ini cantiklah, yang itu biasa aja, yang ini buat jalan doang, yang itu buat haha hihi doang. (Mereka pikir mereka sekeren apa sih bisa menilai cewek kaya gini ya?)

Lama-lama pening juga saya dengan obrolan para teman lelaki ini. Rasanya pengen langsung beli kaca segede pintu mesjid kubah emas, untuk mematut diri. Why am i not that beautiful?

Nah, setelah obrolan singkat dengan satu lagi teman yang mungkin lebih waras dari teman lelaki saya yang lain. Barulah saya dapat ilham. Setiap orang punya hak kok untuk menilai, untuk memilih, untuk berpendapat. Kenapa saya harus peduli dengan orang yang tidak menganggap saya cantik?

Ya, setiap orang itu punya inner beauty. Dan nggak semua kecantikan ini bisa diliat semua orang kan. Jadi biarkan saja begitu. Biar alam yang menyeleksi. Yang membuktikan siapa yang bisa menghargai kita, as really we are. Tidak usah terlalu keras memperlihatkan kalau kita keren atau cantik. Let the universe gives the value. Yang berusaha keras memperlihatkan, akan terlihat palsu kok. So, just be you, the real you.




Wednesday, June 4, 2014

4 Profesi untuk Kamu yang Suka Menulis

Dulu saya berpikir kalau hobi menulis itu, masa depannya ya menjadi penulis yang menerbitkan buku. Puncak karir seseorang yang bisa menulis itu adalah buku yang dilahirkannya menjadi best seller, dan difilmkan. Sempit sekali pemikiran saya itu. Padahal, penulis bukan berarti harus menulis buku. Penulis tidak memerlukan pendidikan professional seperti dokter, notaris, atau psikolog. Meski bukan lulusan jurnalistik atau bahasa, semua orang sepertinya bisa menjadi penulis.

Buat kamu yang juga hobi menulis, ada banyak banget lapangan pekerjaan yang bisa mewadahi hobi kamu menjadi sumber pendapatan. Di bawah ini saya tulis beberapa contoh pekerjaan yang mungkin cocok dengan karakter tulisanmu.

1.       Content Writer
Pesatnya pengaruh internet sekarang ini membuat situs-situs di internet semakin berkembang. Setiap perusahaan, toko, atau lembaga tertentu sepertinya wajib punya profile website di internet. Nah, ini jadi lahan baru juga bagi penulis. Setiap website pasti butuh tulisan kan. Content Writer baru baru ini banyak dicari oleh perusahaan-perusahaan. Kerjanya bisa beda-beda di setiap perusahaan. Tapi percaya deh, setiap corporate pasti butuh content writer.

2.       Journalist
Yang suka lalu lalang baca berita, harusnya tahu fungsi jurnalis. Idealnya, jurnalis ini lulusan jurusan komunikasi prodi jurnalistik ya. Tapi kenyataannya, banyak banget jurnalis bukan dari jurusan tersebut (saya juga, ehm). Jurnalis ini inti kerjanya adalah mengumpulkan informasi untuk ditulis dalam sebuah berita di media, baik media cetak, media elektronik, maupun media internet. Jadi, bagi yang tertarik dengan dunia media dan hobi menulis, mungkin menjadi jurnalis adalah pilihan yang tepat.

3.       Copywriter
Copywriter lebih banyak dikenal di dunia agency. Iklan-iklan yang terpajang di billboard, di televisi, atau di radio pasti butuh tulisan. Copywriter di sebuah agency punya gengsi tersendiri. Karena kemampuan untuk membuat campaign tertentu dan menulis tulisan provokatif itu ternyata tidak gampang. Punya keterampilan untuk menjadi copywriter? Masuk ke dunia agency (yang katanya padat waktu ini) boleh dicoba lho.

4.      Scriptwriter
Penulis naskah. Ini juga menarik sekali untuk kamu yang hobi menulis fiksi. Naskah memiliki fungsi yang sangat besar dalam dunia perfilman atau televisi. Ilmu mengenai scriptwriter ini sebenarnya bisa ditemui di jurusan komunikasi, atau desain komunikasi visual juga ada. Tapi nggak menutup kemungkinan bagi siapapun untuk bisa bergabung di sini.


Sebenarnya tidak hanya empat poin di atas, tapi masih banyak lagi peluang yang bisa kamu dapatkan dengan kemampuan menulis. Yang tak kalah penting adalah memahami jenis atau karakter tulisan kamu itu seperti apa. Apakah lebih senang menulis fiksi, non fiksi, berita, atau naskah. Dengan ini, kamu bisa lebih mengoptimalkan karya kamu di bidang kepenulisan. Semangat selalu ya kamu, and happy writing!