Saturday, November 26, 2016

Delia Van Routi: Cintai Bumi dengan Aksi, Tak Sebatas Teori

When was the last time you see butterfly?
When was the last time you see kunang kunang?

Pertanyaan sederhana Delia Van Routi langsung membuat para tamu yang didominasi orang perkotaan, berpikir keras. Banyak campaign besar tentang pelestarian alam yang diawali dengan pemikiran keras mengenai berapa jumlah gajah yang tersisa di bumi ini? Berapa jumlah pohon yang terbakar? Pertanyaan yang terkadang membuat kita "malas" berpikir, yang berujung sikap apatis terhadap campaign penting tersebut.

Tapi Delia memiliki cara yang cerdas. Ia memulai dengan pertanyaan sederhana, tentang kunang-kunang, tentang kupu-kupu, dan hewan kecil lainnya yang sudah jarang sekali kita temukan terbang bebas di sekitar rumah kita.
Delia Van Routi ingin membawa kembali rumah bagi mereka.





Oh well, ada yang belum tahu Delia Van Routi?

Hanya kalangan tertentu yang tahu karya-karya ciamik Delia. Desainer perhiasan ternama ini membuat satu desain hanya untuk satu buah perhiasan, sehingga dikenal sangat eksklusif. Foto perhiasan yang ia buat pun tidak tersebar dengan bebas di internet. Saya rasa ini bagian dari strategi agar tak banyak yang mencontek.

Ia menghelat sebuah pameran di London dan di beberapa tempat bersama Mutumanikam Nusantara, rutin satu tahun sekali. Koleksinya juga bisa dilihat di ruang pamer di Alun-alun Grand Indonesia Jakarta. Al Fayed, Michelle Yeoh, Sharon Stone pernah memakai koleksi Delia.

--> Uniknya, jika biasanya desainer perhiasan terkenal glamor, maka Delia dikenal sebagai seorang yang dermawan. Ia aktif berkontribusi di setiap lapisan masyarakat, khususnya bagi komunitas desainer di Bali.

Kali ini, ia mengajak semua orang untuk bersama-sama menanam kembali pohon di Kalimantan. Bagaimana caranya? Tak semua bisa menanam pohon, tak semua bisa pergi ke Kalimantan, tak semua orang punya uang buat bikin hutan.

Delia mencoba memberikan win win solution untuk menyiasati hal ini, yaitu dengan membuat campaign untuk mencintai bumi bernama Love & O2. Delia juga menggagas gerakan 1 t-shirt untuk 1 pohon di hutan Kalimantan. Ia mendesain sendiri kaosnya dan bekerja sama dengan beberapa pihak.



Delia bermimpi besar untuk menumbuhkan Taman Hutan Hujan Tropis pertama di Indonesia. Hutan hujan tropis diketahui sebagai penyumbang oksigen terbesar di dunia. Sekitar 40% oksigen di dunia ini berasal dari tempat ini. Di sinilah Delia mendonasikan lahan pribadinya seluas 2.500 hektar untuk konservasi. Lahan tersebut berada di Muara Teweh, dekat dengan Bandar Udara Baringin (hanya sekitar 7 km), Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalimantan Tengah.

Dalam acara blogger and media gathering, Delia juga mengungkapkan bahwa taman yang sedang ia bangun ini sudah mendapatkan respon positif dari pemerintah dan ahli lingkungan. Bahkan, disebutkan bahwa taman ini bisa menjadi "taman percontohan" bagi taman dan hutan lainnya karena memiliki kualitas yang baik.

Delia sendiri tidak berencana untuk menjadikan Tamah Hutan Hujan Tropis ini sebagai tempat wisata. Ia ingin taman ini merasa dimiliki oleh semua orang, sehingga semua orang merasa bertanggung jawab untuk menjaganya. Namun ia tetap terbuka jika suatu saat, banyak pelajar atau tamu lainnya yang datang untuk mempelajari tumbuhan di sana. Siapa tahu hal positif ini menular, lalu akan dikembangkan di berbagai daerah lainnya di Indonesia bahkan di dunia.




Banyak pihak yang tergerak untuk mendukung campaign ini. Beberapa di antaranya dari kalangan selebritis. Pada acara tersebut, hadir Titi DJ, Aming dan Evelyn, dan Teuku Zacky. Meskipun Titi DJ adalah teman Delia semasa SMA, ia mengaku justru baru bertemu lagi saat acara ini. Titi mendukung karena memang selalu tertarik dengan campaign pelestarian lingkungan. 

Hal yang saya sangat sukai dari campaign ini adalah semangat dan idealisme Delia. Cara bicaranya sangat smart dan classy. Ia mengajak mencintai bumi dengan aksi, bukan hanya teori. Jika kamu tergerak untuk mendukung campaign ini, tak sulit-sulit kok caranya. Hanya membeli t-shirt seharga Rp100.000 berarti kamu menyumbangkan satu pohon. Saya rasa ini cara yang sangaat mudah, daripada harus beli benih, tanam sendiri, rawat sendiri ya kan? Lagipula t-shirt nya bagus! Tak usahlah saya meragukan desain seorang Delia van Routi, i know her idealism. Trust me.




Untuk info pembelian dan lain sebagainya, berikut adalah social media yang bisa kamu stalking ya.


Instagram: @loveando2 / @deliavonrueti
Facebook: Love and O2


Ingatlah satu hal,
"Bumi dan seisinya cukup untuk memenuhi kebutuhan semua orang, tapi bukan keserakahan semua orang"

Thank you for comin to my blog. 



See you next time!