Sunday, December 11, 2016

Ria Miranda Trend Show 2017: Keluar dari Zona Nyaman

Sering dengar ungkapan “Indonesia ingin menjadi kiblat fashion muslim tahun 2020” ? Bagi saya, yang pernah bekerja di industri fashion muslim selama 3 tahun, ungkapan ini bak lagu kebangsaan yang digaungkan hampir setiap minggu.

Apakah ini muluk-muluk? Saya rasa tidak. Harapan itu ada, apalagi jika berhadapan langsung dengan sosok Ria Miranda, modest fashion designer yang konsisten melahirkan karya bernuansa pastel.
Tahun ini, Ria Miranda kembali menunjukkan profesionalitas dan konsistensi sebagai seorang perancang mode, yakni menghelat Riamiranda The Fourth Annual Trend Show 2017.  Tak banyak desainer muslim yang secara konsisten mengeluarkan koleksi setiap tahun dan membungkusnya ke dalam acara fashion show tunggal.

Berkesempatan untuk hadir di acara Ria Miranda Trend Show 2017, saya akan berbagi cerita satu persatu tentang koleksi terbarunya. Maafkan jika postingan blog kali ini akan panjang, I’m kinda excited.



Sebenarnya acara Riamiaranda Trend Show 2017 ini tidak berlangsung sehari. Acaranya pun tak hanya berupa fashion show, tapi ada bazar makanan, minuman, sampai ada playground untuk anak-anak. Di sini juga ada booth Wardah dan HIJUP sebagai sponsor utama.

Fashion show diselenggarakan di hari kedua tanggal 10 Desember 2016 di The Hall Senayan City Jakarta. Pada pertunjukkan ini, Ria Miranda memamerkan 4 koleksi, Riamiranda Daily, Principia, Florette, Dejavu, dan Mind.

Sebelum fashion show, sebuah persembahan musik dari Maliq D’essential disajikan untuk para tamu yang hadir. Saya rasa tepat sekali Ria Miranda membawa Maliq ke acara ini. Segmennya pas, semua penonton hafal lagunya. Genre lagu Maliq juga senada dengan koleksi Ria Miranda, sama sama anggun gitu deh. (CMIW)






Kemudian fashion show diawali dengan koleksi Ria Miranda daily. Saya dikejutkan oleh styling busana Ria yang lain dari biasanya. Tampilannya begitu casual. Kerudungnya sangat simple (bahkan mungkin terkesan berantakan, tapi saya suka). Warna-warna yang dihadirkan tetap “kalem” khas Ria Miranda. Untuk koleksi daily ini, saya masih menemukan warna-warna cerah dengan tone yang fresh, seperti dusty pink, light blue, dan olive green.



Koleksi ini didominasi oleh atasan seperti kemeja, outer, dan blouse dengan beberapa aksen detail di bagian lengan. Bahannya didominasi oleh katun yang nyaaman dipakai sehari-hari. Ada yang saya suka banget, tapi gagal saya foto saking terkesimanya. Huhu.

Koleksi kedua adalah Principia. Nama Principia terinspirasi dari judul buku Sir Issac Newton tentang gravitasi. Buku ini bercerita tentang gravitasi. Bagi Ria, hukum gravitasi tidak hanya terjadi pada benda, tapi juga pada hubungan makhluk hidup, baik secara vertical maupun horizontal.  Hubungan antar sesama makhluk hidup inilah yang menginspirasi Ria dalam mendesain koleksi Principa.


Motif dalam Principia ini menggambarkan topografi bumi yang mempresentasikan hubungan manusia dengan alam. Motif ini berpadu dengan motif yang terinpirasi dari ukiran anak tangga klasik yang menurutku melahirkan hasil yang unik. Tampak tegas, tapi tetap memiliki jiwa feminin, khas Ria Miranda.

Warna pada koleksi ini terinspirasi dari warna Danau Kelimutu Nusa Tenggara Timur, yakni blue ocean, maroon, soft brown. Warna tersebut dikawinkan dengan warna-warna cerah seperti peach dan mustard yellow.

Ria Miranda Eyewear

Uniknya, styling koleksi ini dibuat ala-ala traveler. Terlihat pada topi, kacamata hitam, dan tas. Di sini kita juga bisa melihat koleksi Riamiranda eyewear. Well, gayanya jadi tampak muda, bahkan menurutku styling-nya nggak Ria Miranda banget. Tapi justru ini adalah bukti bahwa Ria Miranda berani untuk keluar dari zona nyaman.

Selanjutnya adalah koleksi yang membuat mata lebih segar hari itu. Koleksi menswear! Ya, Ria Miranda membuat koleksi khusus pria bernama Mind for him. Di sini kita bisa melihat Ria menggoreskan nafas potongan busana Jawa seperti potongan beskap. Cutting-nya simple, tapi tetep ada sesuatu yang “berbeda”. Warna-warna yang disuguhkan pun tetap warna-warna “Ria Miranda” seperti khaki dan abu-abu. Bedanya, kali ini ada warna nevy, warna yang bisa dibilang jarang dikeluarkan oleh Ria Miranda.




Oke, let’s go on. (Btw ini udah lebih dari 500 kata lho, please stay tune ya!)


Koleksi selanjutnya adalah koleksi De Javu. De javu merupakan reinkarnasi dari koleksi Minang Heritage Ria Miranda beberapa waktu yang lalu. Koleksi Minang ini memang jadi khas Ria Miranda banget, untuk itu Ria Miranda takkan melepas konsistensinya untuk terus mengangkat motif minang dalam koleksinya.



Pada koleksi Dejavu, kita tidak lagi menemukan warna-warna yang terlalu faded seperti pada koleksi Minang Heritage. Dejavu didominasi oleh warna earth tone seperti olive green, dan soft brown dipadu dengan mustard, redwood, salmon coral, dan pistachio green.
Siluet koleksi Dejavu kebanyakan terlihat lurus, khas baju kurung minang. Tapi ada beberapa busana yang bermain dengan kerutan sehingga tampak lebih feminine.



Oke, koleksi terakhir (yang jadi favorit so far) adalah koleksi Florette. Koleksi ini merupakan kolaborasi Ria Miranda dengan illustrator muda Cempaka Surakusumah. Hal unik yang saya temukan adalah, Cempaka menginterpretasikan bunga menjadi bentuk-bentuk geometris dalam ilustrasinya. Warna-warnanya juga pop menggambungkan nevy, peach, crème, dan light blue. Menurut saya ilustrasi ini menghasilkan karya Ria yang paling berbeda tapi tetep ayu.




Nah, penutupan yang paling mengharukan bagi semua penonton yang hadir adalah saat Ria naik ke panggung dan menghampiri mamanya, berpelukan :’)
Demi apa kanan kiri bilang pengen nangis lihatnya. Sayapun jadi tiba tiba kangen almarhumah mama.


Setelah selesai fashion show, semua berbondong bondong ke booth HIJUP dan Riamiranda untuk dapat koleksinya. Bener bener antrian panjang! Semua koleksi Ria sudah ada di website HIJUP.com, yang manaaa…ditinggal beberapa detik aja udah langsung sold out lho. Subhanallah, seneng ya dagang kalo gini caranya :’)
Coba cek lagi web HIJUP untuk memastikan barangnya masih ada atau restock ya.

Yap demikian cerita acara Ria Miranda Trend Show 2017 kemarin. Semoga bermanfaat ya infonya. 
dann selamat untuk Uni Ria Miranda, saluuuttt banget sama konsistensinya, sama kegigihannya, sama kesabarannya, sama kreativitasnya, dan sama timnya yang solid. Sukses dan bahagia selalu ya uni! We love you as always!


3 comments:

Erny Kurniawati said...

Walau lebih dari 500 kata, tapi aku tetap baca sampai tuntas lho mbak hihi. Aku sering naksir sama koleksi Ria Miranda, tapi sepertinya dompet belum pas untuk memilikinya haha. :D

Silmya said...

Thank you uda baca mba erny :)
Iyaa, memang termasuk mahal, tapi beli baju RM semacam investasi sih, awet dan jadi simpenan kalo ada acara spesial hihi ..

Prilia Nur Afrida said...

Aku salah satu penggemar tulisanmu kak mi! 😊